Honda C70: Gaya Gaul Ala Pebisnis Pariwisata

Honda C70 Gaya Gaul Ala Pebisnis Pariwisata _1

MB-Di jamannya Honda C70 merupakan sepeda motor primadona. Namun, seiring dengan perjalanan waktu motor yang sering juga dinamai Honda Kolong, Honda Pitung, Honda Unyil, Honda Cetul ini tidak diproduksi lagi.

Meskipun begitu peminat roda dua ini masih tetap tinggi, baik sekedar koleksi maupun sebagai kendaraan harian, termasuk Kadek Waskita sang empunya motor ini. “Desain motor sangat unik. Inilah yang mendorong tetap menggunakan Honda C70,” alasan pebisnis pariwisata Travel Bali ini.

Agar tampil beda,  warga Denpasar ini memodifikasikan sepeda motornya dengan tema modern dan gaul, namun tetap mempertahankan unsur retro.Proyek modifikasi dipercayakan kepada Nang Andy owner bengkel GPS Custome.

Sesuai dengan tema yang dianut, Nang Andy pun mulai berkarya. Desain motor yang unik tetap dipertahankan, perubahan lebih banyak mengarah pada pergantian di sektor undercariagge, warna serta penambahan parts custom.

Untuk membaluti pelek  TK 17×1.85 dan TK 17×2.15 ,roda putar ban menggunkan Corsa ukuran 90-80/17. “Selain menjadikan motor kelihatan kekar, tujuan agar handling tetap manta, alasan dia sembari menambahkan shock breaker depan-belakang memakai sok custom dipadu arm Super Track.

Meskipun sudah berumur, performa mesin motor tetap gahar lantaran engine mengadopsi kepunyaan Honda Supra, yang didukung dengan knalpot Honda Win sebagai corong pembuangan sisa pembakaran mesin.

Pengerjaan Mesin dan Kaki-kaki sudah beres, namun tentunya kurang nyaman jika tidak didukung  pengreman yang prima. Untuk itu, master rem depan mempercayakan Honda Vario kaliper Kitaco serta slang rem KTC, sedangkan belakang menggunakan master rem Nissin kaliper Kitaco serta piring cakram Kawahara.

Kesan motor retro modern nyata makin nyata kelihatan dengan pengampilikasikan warna hijau sebagai kelir cover kendaraan serta spido meter Koso.

0

Post Tags: #
Published by : denikendors | ON : 17 Jan 2015

Comments