10.000 Pelajar Kunjungi Pabrik Suzuki

Suzuki Undang 10.000 Pelajar Kunjungi Pabrik-4

PABRIKKU LADANG ILMU – Sejalan dengan program Suzuki Peduli Pendidikan serta bagian CSR kunjungan pabrik “Pabrikku Ladang Ilmu”. Suzuki mengundang  seluruh pelajar Indonesia  mengunjungi pabrik mereka.

Dwi Tjahayanto, Strategic Planning Department Head Suzuki menjelaskan, program yang diharapkan dapat memberikan kontribusi pada peningkatan literasi teknologi, sejalan dengan program Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan sejatihnya sudah dimulai sejak tahun-tahun sebelumnya hanya saja waktu itu diperuntukan bagi murid SMK dan Perguruan Tinggi, sementara untuk tahun ini Suzuki membuka kesempatan kepada SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi Jurusan apapun.

“Dengan diperluasnya program kunjungan pabrik Suzuki ini, kami berharap agar para pelajar bisa mengerti sejak dini, mengenai industri otomotif sehingga nantinya bisa menjadi alternatif pilihan mereka dalam menentukan jurusan pendidikan di masa yang akan datang. Semoga dengan berkunjung ke Pabrik Suzuki mereka bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman yang menarik dan bermanfaat,” Ujar Dwi Tjahayanto.

Dikatakan, untuk kunjungan pabrik tahun ini, Suzuki lebih memprioritaskan para pelajar untuk mengunjungi pabrik Cikarang. Karena pabrik ini adalah pabrik terbaru yang dilengkapi dengan teknologi robotik canggih yang bahkan lebih bagus dari pabrik di Jepang. Selain itu di tahun 2016 ini, pabrik terbaru Suzuki di Cikarang mendapatkan penghargaan dari media Mobilinanews.com yaitu sebagai “Karya Terbaik – Investasi Pabrik Terbaru & Terbesar Indonesia”, dengan luas 130, 7 hektar dan nilai investasi sebesar 1 Milyar US Dolar.

“Bagi sekolah yang ingin mengunjungi pabrik Suzuki, silahkan mengirimkan surat pengajuan kunjungan ke alamat email arviane@suzuki.co.id & nurul.wardah@suzuki.co.id, dua bulan sebelum waktu kunjungan, guna penjadwalan waktu dengan sekolah lainnya.  Untuk program kunjungan pabrik ini, pendaftaran harus dilakukan oleh pihak sekolah atau perguruan tingginya, bukan dari siswa (perseorangan), dengan maksimum perkunjungan sebanyak 100 peserta, sudah termasuk pembimbing. Dan program ini tidak dipungut biaya apapun,” Kata dia.

0

Published by : denikendors | ON : 05 Mei 2016

Comments

Comments are closed.