Vixion Bekasi Club Gelar “Helm untuk emak-emak”

Keselamatan berkendara merupakan kebutuhan siapa pun yang telah mengenal kendaraan baik roda 4 atau roda 2, hal ini terkadang di lupakan oleh banyak orang. Padahal keselamatan berkendara merupakan kewajiban untuk setiap warga negara Indonesia yang telah memilik Surat Izin Mengemudi ( SIM ) Motor atau Mobil

Hal ini menjadi perhatian penting untuk Komunitas Pencinta Yamaha Vixion yang berada di kawasan Bekasi atau Vixion Club Bekasi ( Vixbec ) , Tepat pada hari Sabtu 13 Oktober 2018 menggelar kegiatan sosialisasi perihal pentingnya menggunakan HELM UNTUK EMAK-EMAK , Selain menggunakan Helm Vixbec juga mengingatkan untuk wajib memiliki SIM pada kendaraan roda 2 ( Sim C ) ,

Beberapa pekan di awal tahun 2018, Kita digemparkan dengan istilah ” The Power Of Emak-emak” dimana hal yang sebelumnya viral adalah di saat Ibu-ibu mengendari motor tidak menggunakan helm dan berbelok ke kanan tetapi lampu sein ke kiri, hal ini diunggah di sosial media dan menjadi viral.

Vixbec menggelar kegiatan sosialisasi Helm untuk emak di bilangan Perumahan Graha Harapan Regency ( Babelan ) alasan memilih lokasi tersebut di karenakan tingkat kepedulian emak-emak untuk menggunakan helm sangat lah rendah, dalam hal ini VixBec juga menginformasikan jenis-jenis helm yang efektif untuk digunakan demi keselamatan berkendara, bertujuan untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya.

Yang menarik dalam kegiatan ini akan ada rolling thunder keliling komplek terutama buat emak-emak dengan menggunakan helm, hal ini di lakukan bahwa helm itu penting dan wajib berlandaskan
Helm SNI merupakan perlengkapan standar motor seperti tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Angkutan Umum dan Lalu Lintas Pasal 57 Ayat 2. Selain itu, pada Pasal 106 Ayat 8 juga mengatur setiap pengemudi motor dan penumpang wajib mengenakan helm SNI.

Hukuman, Pada Pasal 291 mengatur, jika pengendara motor di jalan tidak mengenakan helm SNI, maka diancam pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda maksimal Rp 250.000. Lebih jauh lagi, jika pengendara motor membiarkan boncenger tidak mengenakan helm SNI maka diancam hukuman yang sama.

Ketua panitia kegiatan sosialisasi Helm Untuk Emak-Emak berharap, siapapun Ibu-Ibunya, tetangga, saudara, adik, kakak teman Wajib pakai helm dan punya sim sebelum mengendarai sepeda motor , dan apabila bepergian menggunakan sepeda motor baik jarak dekat maupun jauh harus memakai helm karena dapat mengurangi fatalitas terjadinya kecelakaan di jalan dan dalam hal ini pengendara lain pun dapat di rugikan, apabila ada kecelakaan di Jalan raya.

Di kegiatan sosialisasi ini di hadirkan pula Ajilajisel salah satu pemenang Castrol Rider 2017 dan Legendary Biker 2017 yang memberikan informasi tentang tata cara berkendara yang baik , aman , dan nyaman bagi pengendara sepeda motor .

Kegiatan dari Vixbec ini sebagai salah satu bentuk implementasi Safety Campaign Award 2018 yang masuk menjadi Top 10 Besar dari 150 Club atau Komunitas yg terdaftar dalam acara Campaign ini. Safety Campaign Award ini adalah suatu ajang bagi para Bikers untuk mengkampanye kan keselamatan berkendara yang baik di jalan raya.

Ucapan Terima Kasih kepada Ibu-Ibu Posyandu Merpati Putih , Pengurus RW Perumahan Graha Harapan Regency , Fariz NMax Rider Bekasi ( Mentor SCA ) , Ajiselajisel , Ayu dan Harlan selaku perwakilan dari Panitia SCA 2018 serta seluruh member Vixion Bekasi Club yang sudah berpartisipasi dan mensukseskan sosialisasi ini.

Dengan adanya sosialisasi dan implementasi tentang Helm untuk Emak-Emak ini di harapkan bisa memberikan perubahan yang positif dan menjadi inspirasi bagi Emak-Emak untuk tetap safety atau selalu menggunakan helm pada saat berkendara. Sehingga tercipta suatu kondisi berkendara yang tertib dan aman.

0

Post Tags: #
Published by : denikendors | ON : 13 Okt 2018

Comments

Comments are closed.